Gejala TBC, penyebab dan cara pengobatan penyakit TBC

Elang Asia TBC

Tuberculosis atau biasa disebut TBC adalah suatu penyakit infeksi saluran pernafasan ( ISP) yang disebabkan oleh bakteri basil yang sangat kuat sehingga diperlukan waktu lama untuk mengobatinya. Bakteri ini akan menginfeksi organ paru-paru  dan penyakit Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit yang sangat mudah menular dan  masih menjadi perhatian di dunia dengan angka kematian yang cukup tinggi

Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit tersebut biasanya adalah demam yang cukup lama yaitu dirasakan di waktu malam hari disertai dengan keringat yang cukup banyak, nafsu makan berkurang, demam tidak menentu dan yang paling menonjol adalah batuk yang tidak sembuh sembuh lebih dari 2 – 3 minggu terkadang disertai dengan dahak berdarah.

Berikut gejala tambahan yang terkadang dijumpai

  • Dahak bercampur dengan darah/batuk darah
  • Sesak nafas / rasa nyeri pada dada
  • Demam atau meriang lebih dari 2 – 3 minggu
  • Keringat berlebihan pada malam hari tanpa suatu sebab yang jelas
  • Badan terasa  lemah dan lesu
  • Nafsu makan akan menurun dan berat badan berkurang

Penyakit TBC ini diakibatkan oleh infeksi kuman mikobakterium tuberkulosis yang menyerang paru ( 90 % ), ataupun organ2 lainnya seperti kelenjar getah bening, usus, ginjal, kandungan, tulang, sampai otak ( prosentase kecil ) . TBC sangat mudah menular lewat udara ketika orang yang berpenyakit TBC batuk ataupun bersin dan orang yang tidak cukup sehat berada di sekitarnya. Bila kekebalan kita cukup dan dalam keadaan sehat maka penyakit tersebut akan jarang teridentifikasi namun bila suatu saat tubuh kita lemah maka TBC dapat muncul karena TBC bersifat reaktif..
Untuk mendiagnosis penyakit TBC, dokter pertama tama akan melakukan pemeriksaan fisik pasien, terutama didaerah dada, mengadakan pemeriksaan cairan dahak secara mikroskopis langsung (BTA), bila ditemukan indikasi penyakit TBC maka akan dilakukan foto rontgen dada (radiologis) serta  tes laboratorium untuk dahak dan darah, juga tes tuberkulin ( mantoux/PPD ).

Dalam pengobatan penyakit TBC memerlukan jangka waktu yang lama terkadang selama 6 s/d 9 bulan, pengobatan TBC adalah pengobatan jangka panjang, biasanya selama 6-9 bulan, dalam rentang waktu tersebut biasanya penderita akan bosan meminum obat secara rutin dan disiplin tinggi karena dalam pengobatan tersebut akan menimbulkan efek seperti nyeri perut, panca indra terganggu gatal dan lain sebagainya mengikuti kondisi pasien,  padahal dengan kendala tersebut bila minum obat tidak teratur maka bakteri penyebab TBC tersebut akan kebal dan selanjutnya akan memerlukan dosis yang lebih tinggi lagi. Selama melakukan pengobatan pasien diharapkan menyampaikan efek samping yang muncul pada dokter setiap kali kontrol dengan demikian dokter dapat menyesuaikan takaran dosis yang diperlukan atau mengganti obat yang lain, atau melakukan pemeriksaan lab jika diperlukan.

Bila penderita mempunyai penyakit lainnya maka selama pengobatan TBC sebaiknya  harus diatur  oleh dokter untuk mencegah efek samping yang berbahaya. Sebenarnya penyakit TBC dapat dicegah ataupun dikurangi dengan beberapa cara yaitu:

  • Mengurangi/membatasi kontak langsung dengan penderita penyakit TBC aktif.
  • Mengkonsumsi makanan bergizi, berolah raga serta menjaga lingkungan yang sehat.
  • Pemberian vaksin BCG pada saat masih balita  dan ini sangat efisien dalam mencegah kasus TBC.
  • Yang perlu diingat adalah bahwa mereka yang sudah pernah terkena penyakit TBCi, dapat kambuh kembali  jika tidak  menjaga kesehatan tubuhnya.

Silahkan download artikel di gambar di atas

Elangasia.com

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

All original content on these pages is fingerprinted and certified by Digiprove